contoh website umkm

Sebelum kita masuk kedalam pembahasan contoh website UMKM serta panduan lengkap dalam membuat website UMKM, ada baiknya kita memahami dulu mengapa para pelaku UMKM wajib memiliki website yang professional dalam menjalankan usahanya.

Mengapa UMKM Perlu Website yang Professional?

Saat ini memiliki website professional merupakan sebuah keharusan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Website yang professional bisa menjadi alat yang efektif agar dapat memperluas jangkauan pasar, dapat dipercaya, dan juga mempercepat pertumbuhan bisnis.

1. Kredibilitas Bisnis

Alasan utama mengapa UMKM wajib memiliki website yang professional adalah untuk meningkatkan kredibilitas bisnis, agar konsumen memiliki kepercayaan terhadap pelaku usaha.

Karena sekarang merupakan era digital, konsumen akan lebih percaya pada usaha yang memiliki website resmi karena terlihat professional. Website ini dapat memberikan kesan bahwa pelaku usaha serius dan dapat dipercaya.

Sebagai pemilik usaha, saya melihat begitu pentingnya kehadiran online yang kuat bisa mengubah persepsi konsumen terhadap usaha yang saya miliki. Memiliki website yang professional, bisnis tidak hanya terlihat lebih kredibel, tapi juga lebih modern dan relevan dimata konsumen.

2. Jangkauan Pasar

Jika UMKM ingin bertumbuh dan dapat bersaing di pasar yang lebih luas, maka UMKM harus mempunyai kehadiran online yang kuat.

Dengan memiliki website UMKM yang professional sangat memungkinkan bisnis anda agar dapat dijangkau oleh konsumen yang potensial dari manapun, tidak hanya sebatas daerah lokal, namun juga mancanegara.

Hal ini menjadi sangat penting bagi UMKM yang ingin menjangkau pasar nasional dan juga internasional.

kita ambil contoh ketika saya pertama kali menjalankan bisnis online, saya hanya menjangkau target pasar Nasional. Setelah saya kembangkan website yang professional saya mulai mendapatkan pesanan dari negara lain.

3. Memudahkan Proses Promosi

Untuk mempromosikan produk atau layanan UMKM yang dimiliki oleh pemilik usaha, website menjadi alat yang sangat efektif untuk strategi pemasaran digital yang tepat, misalnya SEO (Search Engine Optimization), konten marketing, sosmed. Website dapat menarik traffic yang lebih besar, kemudian visibilitas bisnis meningkat, yang terakhir penjualanpun meningkat.

Sebagai contoh adalah website ini yang membahas mengenai contoh website umkm, menggunakan SEO supaya konten di website saya lebih optimal, sehingga websitenya muncul dihalaman pertama saat konsumen mencari keyword yang relevan, yang nantinya dapat meningkatkan jumlah visitor (traffic) dan pastinya ada potensi penjualan dari sini.

4. Media Komunikasi dengan Konsumen

Website UMKM yang professional harus menjadi platform agar konsumen dapat berkomunikasi langsung dengan pemilik usaha. Misalnya kontak formulir, live chat, bisa juga dengan FAQ.

Para pemilik UMKM dapat meresponse pertanyaan dari konsumen dengan cara ini, bisa juga mendapatkan feedback terhadap keluhan dari pelanggan, yang akhirnya pemilik usaha dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen.

Saya selalu memastikan bahwa website yang saya miliki untuk berbisnis memiliki fitur tersebut agar konsumen dapat menghubungi saya untuk berkonsultasi atau bertanya seputar produk atau jasa yang saya sediakan.

5. Daya Saing Meningkat

Salah satu cara agar tetap bisa bersaing dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif, memiliki website UMKM yang professional salah satu caranya.

Memiliki sebuah website yang dirancang dengan baik, responsive dengan navigasi yang mudah dapat memberikan user experience yang lebih baik jika dibandingkan dengan kompetitor yang tidak memiliki website ataupun sudah memiliki website tapi kurang professional.

Sebagai contoh, ketika saya membandingkan performa bisnis sebelum dan sesudah memiliki website yang professional, bisnis saya menjadi lebih kompetitif serta dapat menarik lebih banyak konsumen dibandingkan menggunakan metode pemasaran tradisional.

6. Optimalkan Pengelolaan Bisnis

Website yang profesional bukan sekedar menjadi alat promosi, tapi juga bisa menjadi platform untuk mengelola bisnis.

Misalnya dengan menggabungkan sistem manajemen pelanggan (CRM), untuk bisa memantau penjualan, pengelolaan stock sehingga bisa meningkatkan efeisiensi operasional harian.

Dengan mengintegrasikan sistem ini pada website, kita sebagai pemilik UMKM dapat sangat menghemat waktu dan resource, jadi kita bisa fokus dalam mengembangkan usahanya.

7. Platform Online untuk Menjual Produk atau Jasa

Perkembangan E-commerce sangat berkembang pesat, banyak sekali UMKM yang mulai beralih berjualan online.

Bila UMKM memiliki website yang professional, kita dapat menjual produk atau jasa secara langsung kepada konsumen tanpa harus menggunakan pihak ketiga seperti marketplace.

Dengan cara ini kita sebagai pemilik UMKM bisa meningkatkan margin keuntungan dan juga bisa memberikan kontrol secara penuh terhadap branding dan pengalaman konsumen kita.

Saya sendiri juga mulai berjualan online melalui marketplace pada awalnya, namun ketika sudah memiliki website yang professional, saya dapat menjual produk secara langsung dan lebih fokus pada pengembangan brand sendiri.

Contoh Website UMKM yang Sukses

Untuk contoh website umkm, kita akan membahas secara singkat serta melihat poin-poin desain terbaiknya.

selain itu kita juga akan memberikan panduan lengkap untuk membuat website umkm yang professional beserta contohnya.

Kita akan membahas jenis bisnis yang berbeda-beda agar anda dapat menyesuaikan desain webnya berdasarkan dari target pasar yang disasar.

1. Bucini.id

contoh  desain website umkm

Brand yang satu ini berasal dari Yogyakarta, yang memproduksi barang-barang fashion dari kulit. Brand ini berhasil memasarkan produknya ke Australia dan Eropa karena kualitas dan detial produknya.

Website Bucini menceritakan brand yang baik dan juga berfungsi sebagai toko online. terdapat desain navigasi yang baik, memberikan tombol WhatsApp agar pengunjung bisa langsung menghubungi.

Desan tampilannya bagus, memiliki user experience yang cukup baik bagi pengunjung yang ingin mencari dompet, tas dan aksesoris lainnya.

Brand ini dapat dijadikan sebagai contoh website umkm dengan user experience yang baik.

2. Tisoo.id

contoh  desain website umkm

Websitenya memiliki desain yang minimalis dan elegan, fungsi utamanya adalah sebagai toko online.

Tisoo juga menjelaskan visi dan misi dari bisnisnya, terdapat menu “impact” sebagai bukti kontribusi perusahaan terhadap lingkungan.

Sebagai konsumen yang peduli terhadap lingkungan, website ini menjadi pilihan yang tepat. Brand ini berhasil menyampaikan nilai-nilai utamanya kedalam website.

Brand ini dapat dijadikan sebagai contoh website umkm dengan fungsi utama toko online.

3. Gayooland Coffee

contoh  desain website umkm

Brand UMKM yang satu ini berasal dari aceh yang menyediakan produk kopi Gayo.

Website ini memiliki fungsi utama sebagai toko online, namun visitor juga bisa melihat informasi yang cukup lengkap untuk mengetahui lebih dalam tentang brand ini.

Informasi kontak yang tersedia sudah sangat lengkap, disertai titik lokasi dari Google Maps dan juga detil nomor rekening yang valid, sehingga membuat calon konsumen lebih percaya.

Brand ini dapat dijadikan sebagai contoh website umkm dengan informasi yang sangat lengkap.

4. Ladang Lima

contoh  desain website umkm

Brand makanan ringan yang mengusung bebas gluten ini berasal dari Indonesia. Usaha ini mempunyai misi untuk menerapkan sistem pertanian berkelanjutan. Mendukung para petani lokal untuk menghadirkan produk dari alam kepada konsumennya.

Fungsi utama dari website Ladang Lima adalah sebagai toko online yang menjual khusus produk-produk dari ladang lima.

Pada website sudah terdapat sistem pembayaran, sehingga konsumen bisa langsung melakukan transaksi melalui websitenya.

Desain yang digunakan sangatlah bagus, fitur navigasi yang memudahkan pengguna untuk bisa menemukan semua produk dari ladang lima. Tampilan yang sederhana dan juga minimalis.

Terdapat juga fitur chat WhatsApp juga email agar konsumen dapat menghubungi pihak Ladang Lima untuk bertanya seputar produk atau bertanya hal-hal lain.

Desain ini bisa dijadikan contoh website umkm sebagai toko online yang paling lengkap sebagai suatu bentuk usaha.

5. Chocolate Monggo

contoh  desain website umkm

Brand lokal yang satu ini berasal dari Yogyakarta. Coklat Monggo merupakan usaha yang meneruskan warisan cokelat Indonesia. Produk yang dihasilkan menggunakan biji kakao lokal.

Website dari Chocolate Monggo ini menggabungkan antara toko online juga profil dari perusahaan itu sendiri secara lengkap.

Terdapat etalase seluruh produk yang dijual dan dikategorikan berdasarkan jenis dan tujuan pembelian dari konsumen itu sendiri. Misalnya untuk merayakan hari besar, untuk souvenir, dan juga cokelat yang ramah anak.

Desain dari website ini dapat juga dijadikan sebagai contoh website umkm yang memiliki produk-produk untuk dijual.

Cara Membuat Website UMKM Professional

Untuk para pemilik usaha UMKM, memiliki website yang professional adalah sebuah keharusan agar bisa bersaing di era digital ini.

Oleh karena itu kita akan membahas secara lengkap bagaimana carnaya membuat website UMKM yang professional agar mendapatkan visitor dan konsumen.

Berikut adalah langkah-langkah untuk membangun website UMKM:

  1. Memilih Platform yang Akan Digunakan (WordPress, Shopify atau Custom Build)
  2. Memilih Domain dan Hosting
  3. Memilih Desain yang Sesuai untuk Website UMKM
  4. Integrasi dengan Media Sosial
  5. Membuat website UMKM professional bersama PixelWebID

Pada artikel selanjutnya, kita akan membahas mengenai pemilihan platform yang digunakan untuk membuat website UMKM yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *