PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali bersama konsorsium mobilitas ramah lingkungan resmi mematangkan proyek infrastruktur sistem penukaran baterai (battery swap system) di Kabupaten Klungkung, Bali. Inisiatif percontohan lintas negara ini menopang operasional kendaraan listrik roda tiga dan roda empat kompak untuk sektor penanganan sampah, logistik berpendingin, serta pertanian.
Kesepakatan strategis ini tertuang dalam nota kesepahaman antara PLN UID Bali, PT INAKO Kreta Udhaya, Korea Smart e-Mobility Association (KEMA), dan Korea Automotive Technology Institute (KATECH). PLN UP3 Bali Timur melalui unit layanannya di Klungkung mengelola pasokan listrik dan keandalan daya di lima titik percontohan. Sementara itu, mitra konsorsium menyiapkan perizinan teknis serta integrasi sistem penukaran baterai.
Pelaksanaan uji coba lapangan dijadwalkan mulai bergulir pada Oktober 2026. Tahap awal proyek mengoperasikan lima kendaraan listrik roda tiga berdaya angkut khusus untuk armada sampah lingkungan, boks pendingin, dan kargo mini. Kolaborasi ini juga merancang kendaraan pertanian bertenaga baterai ringkas guna mempermudah penyemprotan pupuk serta distribusi hasil panen.
Cakupan proyek selanjutnya diproyeksikan bertambah pada 2027 dengan menargetkan operasional lebih dari 30 kendaraan listrik di wilayah Bali. Langkah bertahap ini memastikan kesiapan sarana pendukung sebelum ekspansi armada dilakukan secara menyeluruh.
Bupati Klungkung I Made Satria menyatakan implementasi ekosistem mobilitas bersih ini terintegrasi langsung dengan agenda jangka panjang pemerintah daerah. Pemkab Klungkung menargetkan kawasan Nusa Penida bertransformasi menjadi green island pada 2030. Transformasi tersebut mengandalkan kebersihan lingkungan dan pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung sektor pariwisata berkelanjutan.
Selain mendirikan stasiun fisik, kerja sama ini mencakup pengujian kompatibilitas baterai secara langsung di medan tropis. Perangkat telemetri menghimpun data utilisasi kendaraan dan performa pengisian daya secara berkala. Data ini menjadi acuan utama sebelum teknologi tukar baterai diterapkan dalam skala yang lebih luas.
Apa artinya bagi pembaca di Indonesia
![]()
Pengembangan proyek ini menunjukkan bahwa elektrifikasi transportasi nasional tidak terbatas pada sepeda motor atau mobil pribadi perkotaan. Pemanfaatan kendaraan listrik kini menyentuh sektor operasional harian masyarakat pedesaan. Layanan kebersihan dan modernisasi rantai pasok agribisnis kini memperoleh dukungan teknologi serupa.
Sistem penukaran baterai memangkas kendala waktu pengisian daya konvensional yang memakan waktu lama. Mekanisme tukar baterai instan memungkinkan pelaku usaha komersial, nelayan, dan petani lokal langsung melanjutkan aktivitas tanpa kehilangan jam operasional. Pola ini mempermudah pelaku usaha kecil beralih dari ketergantungan bahan bakar minyak.
Kehadiran proyek percontohan ini memperlihatkan kesiapan infrastruktur daerah wisata dalam menyerap teknologi ramah lingkungan. Integrasi armada kerja listrik memperkuat langkah nyata pencapaian target emisi nol bersih di daerah.
Sebagaimana diberitakan oleh ANTARA News, kemitraan infrastruktur ini diarahkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi hijau terpadu berbasis transportasi elektrik di Bali.
Tim PixelWebID membantu UMKM punya website rapi, cepat di HP, dan mudah dihubungi lewat WhatsApp.
