Kementerian Kelautan dan Perikanan memulai proyek pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara Pengambengan di Kabupaten Jembrana, Bali. Proyek pembangunan skala besar ini dirancang untuk mengubah kawasan tersebut menjadi pusat industri kelautan yang menerapkan tata kelola modern serta ramah lingkungan. Layanan PixelWebID mencakup Website Satu Halaman seharga Rp 500.000 sekali bayar dengan bonus domain .my.id 1 tahun dan layanan online se-Indonesia.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengemukakan bahwa alokasi anggaran digelontorkan agar pembangunan fasilitas dapat berjalan secara komprehensif. Pendekatan ini dipilih guna menghindari pembangunan secara bertahap yang kurang optimal dalam menciptakan ekosistem industri yang utuh. Proyek bertajuk Integrated Fishing Port and International Fish Market Phase 1 ini dirancang tidak sekadar sebagai tempat sandar kapal, melainkan kawasan ekonomi terpadu. Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menyebut pemerintah mengalokasikan investasi sedikitnya Rp1,2 triliun untuk pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali. Ia menyampaikan pembangunan PPN Pengambengan tidak boleh dilakukan secara parsial dengan anggaran yang terbatas, di mana ia menegaskan tidak ingin anggaran pembangunan di Pengambengan hanya Rp500 miliar atau Rp600 miliar.
Relokasi aktivitas pusat perikanan dari Pelabuhan Benoa ke Pengambengan dilakukan karena kawasan Benoa dinilai sudah tidak sesuai untuk dikembangkan sebagai pelabuhan perikanan dan lebih tepat diarahkan untuk mendukung sektor pariwisata, termasuk dengan keberadaan kawasan mangrove di sekitarnya. Oleh karena itu, pemerintah menggeser pengembangan pelabuhan perikanan ke Pengambengan dengan konsep yang lebih modern dan terintegrasi. Konsep tersebut juga mengacu pada pengalaman Menteri KP melihat sejumlah pelabuhan perikanan di berbagai negara, termasuk di Eropa, Australia, Jepang, Turki, hingga Vigo (Spanyol). PPN Pengambengan diproyeksikan mengadopsi standar tata kelola pelabuhan perikanan modern dengan menekankan pentingnya aspek kebersihan dan pengelolaan limbah. Fasilitas industri yang berada di sekitar kawasan pelabuhan juga harus terintegrasi dengan sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang baik sehingga pelabuhan ini betul-betul menjadi kombinasi antara industri dan pariwisata.
Proyek ini mendongkrak produktivitas sektor perikanan tangkap dan pasar ikan internasional. Selain mendorong aktivitas ekonomi di sektor perikanan, pengembangan PPN Pengambengan diperkirakan dapat menciptakan sekitar 25.000 lapangan kerja. Menteri KP meminta pemerintah daerah memastikan masyarakat Bali mendapatkan kesempatan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di kawasan tersebut melalui pendidikan dan pelatihan, sehingga pelaku yang bekerja di sana adalah orang Bali dan dapat memperoleh pekerjaan serta dididik dengan baik. Pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah setempat untuk mempersiapkan kompetensi masyarakat lokal melalui program pendidikan dan pelatihan vokasi. Pelaku usaha juga dapat memanfaatkan layanan Landing Page Promosi Rp 750.000 atau Website Profil Usaha sampai 5 halaman Rp 1.500.000 untuk memperluas jangkauan bisnis.
Apa artinya bagi pembaca di Indonesia
Bagi pelaku usaha perikanan dan masyarakat di Indonesia, khususnya di Bali, proyek modernisasi ini menandai pergeseran paradigma pengelolaan infrastruktur perikanan nasional. Keberadaan fasilitas pasar ikan internasional dan sistem pengolahan limbah yang terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil tangkapan serta membuka peluang ekonomi baru yang luas melalui penciptaan sekitar 25.000 lapangan kerja. Peliputan lengkap mengenai inisiatif ini dapat disimak melalui laporan ANTARA News.
Tim PixelWebID membantu UMKM punya website rapi, cepat di HP, dan mudah dihubungi lewat WhatsApp.
