Huawei Device Indonesia bersiap meluncurkan jam tangan pintar terbarunya, Huawei Watch GT 7 Pro, pada 7 Oktober 2026. Perangkat pintar ini mengandalkan teknologi pemantauan kesehatan preventif mendalam, mulai dari penjejakan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes dan jantung koroner, hingga analisis kebugaran mental. Pengguna dapat memanfaatkan pemantauan tersebut secara terperinci untuk kebutuhan harian.
Dalam sesi pengenalan produk di Jakarta pada Rabu (30/9/2026) sore, perusahaan memaparkan kehadiran fitur Diabetes Risk Study khusus untuk varian Pro. Fitur ini mendeteksi indikasi awal penyakit diabetes berdasarkan pola penggunaan harian. Pemindaian membutuhkan waktu 3 hingga 14 hari, dengan analisis yang lebih cepat jika pengguna memakai perangkat secara konsisten saat tidur.
Selain pemantauan diabetes, model ini membawa fitur Coronary Heart Disease Risk Study untuk menapis potensi risiko penyakit jantung koroner secara dini. Pemeriksaan tersebut didukung oleh rangkaian sensor kesehatan, mencakup Electrocardiogram (ECG), Pulse Wave Arrhythmia Analysis untuk mendeteksi ketidakteraturan ritme jantung, serta Arterial Stiffness Assessment untuk mengukur tingkat kekakuan pembuluh darah arteri.
Perangkat sandang ini dirancang untuk menunjang aktivitas luar ruang dan olahraga ekstrem. Jam tangan ini memiliki ketahanan fisik hingga kedalaman 40 meter untuk olahraga selam bebas, serta mendukung aktivitas golf, lari lintas alam, dan bersepeda. Bagi penggemar sepeda outdoor, fitur Sharp Turn Alerts memberikan peringatan getar saat pengguna mendekati belokan tajam di trek perbukitan atau pegunungan.
Sistem navigasi pemetaan rute olahraga mengalami peningkatan melalui teknologi AI-XDR Positioning. Fitur kecerdasan buatan tersebut memprediksi dan mempertahankan keakuratan rute meski pengguna berada di area minim sinyal satelit. Pengoreksian rute menggabungkan data satelit dengan algoritma gerakan tangan, jalur lari, posisi tubuh, hingga denyut jantung pengguna.
Pada aspek kebugaran emosional, pembaruan hadir melalui Multi-Dimensional Emotional Wellbeing dan Stress Monitoring. Jika generasi terdahulu membagi kondisi emosi ke dalam tiga kategori umum, sistem baru ini membaca spektrum emosi secara lebih rinci. Sistem mendeteksi emosi negatif pengguna, seperti cemas, khawatir, kesal, atau patah semangat, lengkap dengan panduan relaksasi.
Apa artinya bagi pembaca di Indonesia
![]()
Kehadiran perangkat dengan pemantauan kesehatan preventif memberikan nilai tambah yang relevan bagi konsumen di Indonesia. Tingginya risiko penyakit tidak menular menjadikan fitur deteksi awal pada gawai pintar sebagai sarana pencegahan mandiri yang praktis. Pengguna di Indonesia dapat memanfaatkan pemantauan berkala ini sebagai rujukan awal sebelum melakukan konsultasi medis profesional.
Di samping itu, tren olahraga outdoor seperti bersepeda dan lari di kawasan perbukitan yang minim sinyal menuntut akurasi navigasi tinggi. Peringatan belokan tajam serta pelacakan rute berbasis kecerdasan buatan memberikan perlindungan ekstra bagi para penggiat olahraga. Sementara itu, fitur pemantau emosional memberikan alat bantu kelola stres yang dibutuhkan masyarakat perkotaan.
Informasi resmi mengenai pengenalan fitur dan spesifikasi perangkat pintar ini disadur dari Liputan6.com Tech News.
Tim PixelWebID membantu UMKM punya website rapi, cepat di HP, dan mudah dihubungi lewat WhatsApp.
